aku punya cerita

Jumat, 25 April 2014

MASIH MAU NULIS STATUS MACEM-MACEM?

Saya melihat perkembangan jaman saat ini memang telah merubah dunia. Khususnya di dunia jejaring sosial. Kemudahan orang untuk mendapatkan berita terkini tentunya hal positif bagi masyarakat yg menjadikan media ini sebagai papan informasi dan pengetahuan. Apalagi sekarang hanya dengan telepon genggam dan dimanapun orang bisa belanja, orang bisa berbisnis, atau mungkin belajar. Hal ini juga merupakan wadah untuk setiap orang bebas berekspresi.

Bahkan saking mudah dan bebasnya sampai setiap detik hal yang mereka lalui dilaporkan kepada media ini. Misalnya "aduh bete deh angkotnya lama" atau " makan siang dulu" atau " met makan sore" atau "met nonton tivi" atau " met bobo ciang" atau " aku mau bobo nih" atau " aku mau pipis dulu ya".L E B A Y


Itu memang hak asasi orang tapi tolong untuk memilah milih mana hal yang bisa diceritakan mana yang tidak. Ga semua hal tentang kamu orang harus tau. Ga sepatutnya juga amarah-amarah dan keluhan di publikasikan. Mungkin lebih baiknya cerita pada orang terdekat dan meminta nasihat bukannya malah cerita ke sosial media. Saya berusaha menghindari setatus orang-orang yaang isinya hanya keluhan apalagi cemooh. Rugi malah membuat hari saya jadi kebawa negatif.

udah banyak kasus orang yang hanya sekedar curhat di sosial media malah bikin gempar dan mendadak terkenal. Tapi emang mau terkenal dengan embel-embel negatif. Emang sih tiba-tiba folower kita jadi melejit makin banyak orang yang pengen tahu tentang kita tapi heeyy terkenal dengan hal positif itu lebih baik. Berikut ini merupakan beberapa orang yang mempunyai kasus di sosial media.

1. KASUS DINDA VS IBU HAMIL

Dinda yang mempunyai embel-embel 'si perempuan pembenci wanita hamil' disebabkan keluhannya di media sosial path tentang ibu-ibu hamil yang menurutnya memanfaatkan keadaan ketika berada di kereta yaitu dengan seenaknya memintaa duduk kepada penumpang lain tanpa peduli betapa berat perjuangan penumpang lain untuk memperebutkan posisi nyamannya di kereta. Dia bilang gini " benciii banget sama ibu-ibu hamil yang tiba-tiba datang minta duduk".


2. KASUS MARSHA SEKOLAH SWASTA VS SEKOLAH NEGERI

Marsha yang mengaku bersekolah di Bhakti Mulya 400 ini awalnya mengkritik status memakai bahasa inggris di jejaring twitter. Hingga marsha pun diserang sampai terjadilah saling ejek-mengejek. Yang menjadi pembahasannya sekolah negeri dan swasta karena marsha menulis yang mengesankan menjelek-jelekan sekolah negeri.



Yah dari kedua kasus diatas mereka yang awalnya cuma iseng malah ketiban sial dan dicap jelek sama masyarakat. Hingga kebawa-bawa mendapat kecaman dari lingkungannya. Akhirnya mereka meminta maaf lewat sosial media. Bahkan marsha kabarnya hampir di keluarkan dari sekolah tersebut.

Mungkin mereka hanyalah korban dari maraknya sosial media. Yang bisa diambil pelajaran adalah ya kita harusnya bisa menyaring mana kata-kata yang bisa kita ekspresikan dan memang benar mencerminkan diri kita. Jangan malah ada yang cuma ikut-ikutan aja karena bagaimnapun semua yang kita tinggalkan bekas di status-status merupakan penggambaran diri kita.Kecuali orang itu mau buat sensasi itu beda lagi kasusnya. Jadi masih mau nulis status macem-macem ?

Kamis, 24 April 2014

SEMUA BERAWAL DARI PERINSIP YANG SEDERHANA

Saya lupa dari mana doktrin itu telah melengkapi perinsip saya selama ini. Tapi dari dulu ada dua hal yang sampai saat ini saya jaga yaitu Selalu berkata terimakasih setiap melakukan transaksi sama orang dan berusaha untuk tidak membuang sampah sembarangan di jalan.

Bagi saya daripada membuat slogan dimuka umum dan berteriak TOLONG HARGAI HASIL KARYA ORANG LAIN disini saya lebih memulainya dari saya sendiri dimulai dari hal yang kecil. Mudah saja hanya butuh kata terimakasih ditambah senyuman. Hal kecil yang menyimpan pesan besar. Daripada membuat gerakan anti bajakan atau apalah nanti dikira kesannya jadi membatasi hak asasi. Karena saya rasa warga indonesia sudah cukup pintar dengan itu semua hanya kesadaran akan bertindak yang masih kurang.

Yang kedua membuang sampah pada tempatnya. Saya berusaha untuk mengurangi sampah yang memang saat ini sudah merusak keindahan kota saya. Paling tidak sedikitnya sampah yang saya keluarkan Karena sudah cukup sampah di kalimlang saja yang menyebabkan banjir sampai ke rumah saya ( yang membuat saya dan keluarga saya kerepotan kalo banjir itu datang). Saya merindukan Indonesia yang indah dan bersih.

"DIMULAI DARI MISTIS"

Saya menyukai mistis. Tidak...tidak saya adalah manusia yang terlahir normal tidak punya kelebihan apapun (selain kelebihan berat badan). Saya hanya menyukai bila ada orang yang bercerita setan atau sejenisnya walaupun aslinya saya adalah penakut. Cuma sekedar tau kenyataannya ada dunia lain diasana yang kita tidak bisa lihat. Mereka ada di sekeliling kita lho yaa didekat kita.WOOW ....saya suka.

Kalo aja bisa melihat mereka atau berinteraksi. S : saya, K : kunti ( kependekan dari kuntilanak)
K :hihihih....hihi...hihih OHOKOHOK ( lah mba kuntinya malah keselek)
S :mba kunti lagi ngapain ko diatas pohon gitu?sini turun!
K : apaan sih lu ganggu aja..gua lagi mangkal siapa tau aja ada gundoruwo lewat biar gua godain
S : lu ganjen banget sih kun...lah emang udah ga sama pocong lagi tah?
K : udah putus sekarang gua mau move on deketin gundoruwo

Oalah..setan juga pacaran toh. Kalah dong saya...ehm saya serius nih. Gini-gini sedikitnya saya tahu dunia mereka. Ternyata eh ternyata dunia mereka sama seperti kita kaum manusia. Mereka juga sekolah,mereka beraktifitas, punya agama bahkan katanya disana juga ada mall, rumah sakit yaah pokoknya ga jauh beda lah. Mungkin mereka juga bisa galau. Terus yang jadi pertanyaannya kenapa kita para manusia takut sama kaum mereka? Yah saya sebagai kaum penakut akan menjawab. Pertama, saya tidak bisa melihat mereka karena di indonesia sudah beredar cerita tentang mereka. Dan asli ceritanya ga ada yang lucu semuanya bikin bulu kuduk berdiri kemudian saya beranggapan bahwa mereka seram (waaupun belum pernah ngeliat langsung). Kedua, yah karena kita belum kenalan dan yang saya tahu mereka seram. Haalah alasannya ga ada yang bermutu.

Saya sangat suka nonton misteri tukul ( di tran7 setiap sabtu&minggu jam 21.30) walaupun nontonnya harus ada temennya terus abis nonton suka parno kalo mau ke kamar mandi. Terlepas dari tayangan itu benar apa rekayasa bagian yang paling saya suka waktu kerasukan terus mereka cerita masalalunya kenapa dia meninggal dan kebanyakan mitos yang berkembang dimasyarakat sama cerita para hantu ga beda jauh. Berarti mitos yang kita denger dari nenek-nenek kita bukan sekedar bualan belaka. Saya sih percaya ga percaya sama mitos.

Terus saya melihat berbagai tingkah mereka yang berbeda-beda ada yang pemalu, ada yang galak yaah lucu lah pokoknya(tadi katanya serem.gimana sih). I loph yu pull deh buat mereka. Karena saya penasaran sama mereka belakangan ini saya jadi suka cari tau tentang mereka dan ikut jatuh cinta sama orang yang punya kelebihan indigo. Salah satuna mba risa saraswati. Bahkan katanya mba risa punya temen kecil namanya peter, will, hans, hendrick, dan yanshen.hi hi hi kalo dibayangin enak juga mba risa punya temen kecil orang bule yang hidup jauh sebelum kita lahir jadi bisa berbagi cerita deh.

Rabu, 23 April 2014

AKHIRNYA...

Akhirnya sekian lama maju mundur (versi orang labil iya-engga-iya-engga) dan finally saya punya blog juga. Selain mau gaya-gayaan dan bisa bilang " hey aku punya blog pribadi lho" sebenernya lebih ingin meningkatkan kebiasaan menulis. Menurut saya menulis itu adalah paksaan dan kewajiban.

Sebenernya saya ga punya aktifitas serius tentang menulis. Saya hanya menulis ya 'suka-suka gue' berawal dari kebiasaan suka baca dari kecil, minjem-minjem novel orang (karena dulu ga punya kegiatan ekstrakulikuler) sampai kebiasaan baca itu dijadikan hobi sampai sekarang. Terus di era serba tekhnologi ini saya juga ga mau ketinggalan jaman dong jadilah hobi saya bertambah menjadi searching-searching ga jelas di internet. Nah di internet saya ketemu sahabat saya yg namanya mbah google (wah pokoknyatiada hari tanpa bertemu mbah google deh) tapi saya ga pernah searching macem-macem ko beneran deh ga bohong. Saya cuma suka baca-baca blog orang kalau kata bahasa gaulnya mencoba kepoin orang.

Saya tadinya sih mau langsung terbitin buku tapi berhubung para penerbit tidak bersedia membagi kertas kosongnya buat saya jadi saya memutuskan nulis di blog aja karena gratis tis..tis..tis.saya itu suka baca tapi kenapa ya setiap baca buku pelajaran seperti ada mantra apa gitu...mata saya seperti ingin terpejam ( halah bilang aja jadi ngantuk ) ya..semoga aja ini cuma saya aja yang merasakan.