Yeeey saya bisa ngeblog di hp (biasa aja keles).... Ditengah rasa kantuk saya perjalanan ke kampung halaman jkt-bks, ditengah2 orang yg tertidur lelap, dan saya kedinginan (sedih bgt hidup lo san). Intinya bukan itu mas bro...saya mau cerita penting.
Begini ceritanya...saat saya lg jalan dr kostan ke stasiun kota, saya naik angkot No 08 waktu saya menunggu berdiri ternyata angkot nya lama terus dalem hati saya "buset dah angkot lu lama bgd" eh ternyata angkot nya ada dan saya pun langsung naik. Ga sampe setengah jam saya sampai dan saya pun bayar dan turun. Cerita selesai..(krik krik terus dmn letak pentingnya san) #guepunbingung.
Itu dari kesekian ngeblog yg agak-agak maksa. Kepengen banget ni blog banyak yg baca niatnya mau kaya diary gt "dear diary hr ini gue bete..." tp HELLO emang ada yg mau tau kehidupan saya. Tp balik lg tujuan pertama kali saya ngeblog 'mau ningkatin kebiasaan nulis' walaupun kl dipikir-pikir nulis sama ngetik kan jelas-jelas beda... Ya kan ya kan._____. *semuakabur
Tp kenyataannya 5 bulan blog ini berdiri ga ada peningkatan. Ngepost sebulan sekali viewer itu-itu aja. Lantas...tp saya ga nyesel toh saya sudah selangkah lebih maju dr orang yg ga punya blog. Setidaknya orang yg baca blog saya bisa nambah pengetahuan (iyain aja dah biar cepet) dan mengambil positifnya dr cerita saya.
Sebenernya bukan keinginan saya yg ngeblog sebulan sekali saya malah mau setiap hari nulis blog. Tp...apa daya saya sibuk saudara-saudara (bokis bgt lu sibuk san bilang aja ga ada ide). Bukan juga saya ga ada ide sebenernya banyak banget yg mau saya ceritain tp takutnya ada yg gugat saya pencemaran nama baik. Wkwkwkwk
Oh iya ngomong-ngomong soal cerita saya mau cerita lbh tepatnya ksh tau aktifitas saya akhir-akhir ini. Jd kaya yg udah saya ceritain mengenai cita-cita. Dr dulu saya menjalani hidup berdasarkan cita-cita orang tua saya dan sekarang saya sedang mempersiapkan sebulan sebelum tes pns. Ini cita-cita orangtua saya tp saya berharap besar agar saya di terima. Entah... Walaupun bukan cita-cita saya tp saya akan berusaha.
Sebenernya lebih mau membuktikan kalo saya berusaha Allah akan mengabulkannya. Kita liat aja nanti... Kalau memang saya tidak di terima berarti ini memang bukan jalan saya dan saya akan mengejar cita-cita saya.
aku punya cerita
Sabtu, 01 November 2014
Jumat, 03 Oktober 2014
cita atau cinta
cita atau cinta
bagi saya itu merupakan hal yang akhir-akhir ini masih jadi pertanyaan. jujur saya masih belum bisa menentukan kemana jalan saya nantinya. apakah saya akan maju sambil tutup hati dan telinga ataukah mewujudkan mimpi orang-orang yang selalu dibelakang saya walaupun ada sedikit keringat dan airmata. saya hanya ingin melakukan apa kata hati saya walupun hanya sekali seumur hidup saya. setidaknya saya tak akan menyesal karena itu pilihan saya.
kamu orang-orang yang saya sayangi. tolong....mengerti saya.
saya mencintai kalian. salah satu tujuan saya hidup adalah kalian. kalian adalah bahagia dan penyemangat diri ini. tapi saya hanya mau bebas, saya ingin melihat dunia luar..saya mau berusaha atas apa yang saya cita-citakan. walaupun saya tahu kalau nantinya saya akan gagal tapi saya akan berusaha keras sekuat saya bisa.
saya tahu. semua kalian lakukan karena kalian terlalu sayang. kalian takut saya akan terjatuh dan merasakan sakit. kalian tidak mau melihat saya menangis. tapi saya mohon jangan larang saya untuk mencoba. mencoba apa yang saya cita-citakan.
saya tidak mau ada perdebatan setiap saya akan memulai mengutarakan cita-cita saya. atau membuat kalian dengan kata-kata saya yang sedikit keras. maafkan saya...tapi saya tak pernah sekalipun berniat menyakiti kalian. bahkan saya akan marah bila ada yang memperlakukan kalian seperti itu. bagaimanapun kalian adalah lebih dari harta saya yang saya harus lindungi.
saya hanya ingin kalian dan cita-cita saya berjalan beriringan. kelak saya akan membanggakan kalian....
bagi saya itu merupakan hal yang akhir-akhir ini masih jadi pertanyaan. jujur saya masih belum bisa menentukan kemana jalan saya nantinya. apakah saya akan maju sambil tutup hati dan telinga ataukah mewujudkan mimpi orang-orang yang selalu dibelakang saya walaupun ada sedikit keringat dan airmata. saya hanya ingin melakukan apa kata hati saya walupun hanya sekali seumur hidup saya. setidaknya saya tak akan menyesal karena itu pilihan saya.
kamu orang-orang yang saya sayangi. tolong....mengerti saya.
saya mencintai kalian. salah satu tujuan saya hidup adalah kalian. kalian adalah bahagia dan penyemangat diri ini. tapi saya hanya mau bebas, saya ingin melihat dunia luar..saya mau berusaha atas apa yang saya cita-citakan. walaupun saya tahu kalau nantinya saya akan gagal tapi saya akan berusaha keras sekuat saya bisa.
saya tahu. semua kalian lakukan karena kalian terlalu sayang. kalian takut saya akan terjatuh dan merasakan sakit. kalian tidak mau melihat saya menangis. tapi saya mohon jangan larang saya untuk mencoba. mencoba apa yang saya cita-citakan.
saya tidak mau ada perdebatan setiap saya akan memulai mengutarakan cita-cita saya. atau membuat kalian dengan kata-kata saya yang sedikit keras. maafkan saya...tapi saya tak pernah sekalipun berniat menyakiti kalian. bahkan saya akan marah bila ada yang memperlakukan kalian seperti itu. bagaimanapun kalian adalah lebih dari harta saya yang saya harus lindungi.
saya hanya ingin kalian dan cita-cita saya berjalan beriringan. kelak saya akan membanggakan kalian....
Minggu, 14 September 2014
KISAHKU
Dulu aku adalah siswa yang
biasa-biasa saja. Bagiku sekolah hanya formalitas karena aku hanya ingin
mendapat ijazah, Cuma ingin cepet-cepet kuliah bisa gaya-gayaan dan cepet-cepet
kerja. Ga ada suatu tujuan atau ambisi yang ingin dicapai. Semua berjalan
normal tapi lebih banyak menghabiskan waktu dengan bersenang-senang ketawa
bareng temen-temen, jalan-jalan, beli baju ya seperti itulah. Ga pernah saya
berfikir bahwa orangtua saya yang membiayai saya. Apakah mereka sanggup? Bagaimana
kerja kerasnya mereka bekerja untuk mencari nafkah soalnya sekarang baru sadar
nyari duit itu susah. Toh dulu mereka ga pernah ngeluh dan merasa sanggup ya
alhamdulilah semua tercukupi tapi saya hanya dari keluarga sederhana.
Normal kan kalau melihat temen-temen
lain yang diatas. Ya mereka yang punya hape keluaran terbaru gonta-ganti sepatu
tas atau jam tangan. Bahkan semua pun tertipu dengan gadget yang mereka bawa
bukan pada kemampuan mereka. Pada saat SD dan SMP semua berjalan indah saya
mempunyai banyak teman dan walaupun tidak pernah dapat ranking teratas ya
setidaknya saya masih rata-rata bukan terbawah. Baru memasuki SMA saya bertemu
orang-orang yang mempunyai ambisi dan berbagai pemikiran lain. Jauh dari saya
yang masih polos yang hanya menjalani apa adanya. Saya dulu pernah mengalami
penolakan dalam bersosialisasi maka tingkat percaya diri saya pada saat SMA
sangat rendah. Saya tipe yang malu-malu kalo bertemu orang baru.
Saya juga mulai mengenal tipe orang.
Mereka yang punya ambisi dan menghalalkan bentuk pencontekan, mereka yang
seperti model berjalan, mereka yang pacar adalah segalanya, atau bahkan yang
pendiam dan alim sekalipun. Disana saya mengenal perbedaan dan saling
menghargai. Seperti biasa saya adalah kalangan tengah saya bisa bergaul dengan
mereka yang diatas atau bawah. Tapi karena gengsi saya, saya lebih codong yang
ke atas sehingga saya harus berpura-pura agar sejajar dengan mereka. Saya harus
berpura-pura bisa, berpura-pura mampu walaupun bukan menjadi diri saya.itu
sangat melelahkan. Tapi saya tak pernah berubah dari dulu sampai sekarang dan
mudah-mudahan tak akan pernah berubah. Saya akan menjadi santi yang polos. Saya
tak akan berambisi kuat, saya tak akan menjatuhkan atau menyakiti orang, dengan
kemampuan ini saya akan berusaha membantu orang. Dulu teman-teman saya
membohongi orang tua dengan meninggikan harga buku demi mendapatkan uang jajan
lebih. Tapi saya tidak. jujur saya tak pernah membohongi orang tua dan tak
pernah bisa.
CINTA. Entah tapi saya tak pernah
memusingkan akan cinta. Taulah jaman SMA banyak pada saat itu yang cinta
monyet. Pacaran sana-sini, gandengan tangan atau nangis karena putus HhhHhHHh
cerita lama. Tapi saya santai-santai saja tidak punya pacar. Tolong di
garisbawahi BUKAN SAYA TIDAK LAKU tapi hanya karena perinsip saya. Toh dulu ada
beberapa yang deketin saya tapi saya menolak dengan bilang “maaf ya aku udah
punya pacar” ya padahal tidak. Saya Cuma menganggap pacaran saat SMA Cuma main-main
ga ada yang diuntungkan kalo kita kebablasan malah jadinya MODAR. Bagi saya
pacaran cinta monyet itu ribet toh ga banyak yang bertahan lama sampai nikah
kan. Saya pernah pacaran itupun karena saya kena mode ikut-ikutan dan penasaran
aja. Nyatanya ga merubah mindset saya pacaran itu ribet.
Saat mau memasuki perguruan
tinggi. Saya benar-benar tak punya tujuan mau masuk universitas mana. Saya hanya
berperinsip yang penting bisa kuliah di universitas negeri. Saya melibatkan
orangtua saya dalam mencari tempat kuliah. Mereka yang mencari, mereka yang
memilih, mereka mensuport, mereka mendoakan, dan yang pasti mereka yang
membiayai. Mereka yang menjalani oh tidak tidak kalo yang ini saya yang menjalani.
Jadilah saya mendapatkan universitas negeri tepatnya sekolah tinggi negeri. Tau
lah gimana kuliah di sekolah tinggi. Yap hidup asrama, hidup mandiri hanya ada
aku dan senior hahahha.lebay...ga gitu-gitu jg sih tapi ya emang gitu (duh
gimana sih san). Kan ada hukum tertulis, pasal 1 senior selalu benar, pasal 2
kalo senior salah balik lagi ke pasal satu (hadeeeuuuh sama aja keleus). Memang
saya masuk tempat kuliah itu bukan atas kemauan saya tapi setidaknya saya talah
mewujudkan cita-cita kedua orangtua saya.
Pada saat kuliah sama saja. Saya tak
punya ambisi lebih baik dari orang lain. Saya hanya ingin menjadi biasa saja
mengikuti arus yang penting saya bisa menjalani dan bersenang-senang. Tapi disana
saya bertemu orang-orang terbaik. karena disana saya benar-benar sayang pada
sahabat-sahabat saya. Saya benar-benar mengenal mereka seperti mengenal diri
saya sendiri. Saya tertawa dan menangis bersama mereka. Miss you all <3. Disamping
sifat saya yang tidak berubah sama-sama cuek dari dulu sampe sekarang tapi kata
ibu saya sedikit jadi dewasa dan mandiri (asik...asik). semenjak saya di asrama
saya semakin bersyukur punya keluarga, semakin sayang kedua orangtua saya. Dari
mengenal satu sama lain semakin sedikitnya saya punya angan-angan. Mulai membayangkan
ke depannya saya jadi apa. Saat itu yang saya pikirkan:
1. Saya
tidak mau bekerja di tempat yang banyak seniornya
2. Saya
mau berwirausaha
3. Saya
mau keliling indonesia
4. Saya
mau sekolah ke luar negeri
5. Saya
mau membahagiakan orang tua saya
6. Saya
mau tinggal dan kerja di kota kecil
Yap sekiranya itu yang saya pikirkan waktu itu.DAN memang
Allah tidak akan membiarkan hambanya membenci suatu hal nyatanya sekarang saya
bekerja di PUSAT otomatis saya bekerja yang seniornya paling banyak, yang kedua
saya bekerja dan tinggal di kota besar JAKARTA. Keliling indonesia hmmm....kalo
sekarang mana bisa saya kerja 5 hari seminggu. Sabtu-minggu bagi saya buat
istirahat dan ngumpul bareng keluarga. Tapi semakin kesini tekad saya malah
semakin kuat. Saya mau berhasil, saya mau hidup layak dimana saya punya waktu
untuk beribadah kepada Allah, saya bisa membahagiakan orang-orang di sekitar
saya, saya bisa berguna bagi orang lain.
Saya sadar saat ini saya masih belum mampu. Cita-cita saya
masih saya sembunyikan dalam angan-angan. Orang tua saya masih mengharapkan
saya kerja di kantoran padahal tak pernah saya berpikiran akan itu tapi saya
sangat bersyukur atas apa yang telah saya dapat. Kelak nanti saya akan
memperkejakan orang bukan diperkejakan orang. Karena saya suka bekerja dengan
bebas tidak ada jam kantor, tidak ada ruangan yang itu-itu aja, saya bisa jalan-jalan
sambil bekerja. Ya.. satu-satunya pekerjaan yang pantas adalah saya menciptakan
perusahaan sendiri. Tapi belakangan ini setiap saya mengutarakan cita-cita saya
selalu ada perdebatan. Mereka bilang saya ini macam-macam sudah dikasih enak
kerja di kantoran malah mau berhenti. Praktis saya hanya bisa sabar hingga
waktunya tepat nanti saya akan buktikan saya bisa sukses dengan berwirausaha. Dan
saya harus sukses...harus bisa.
Sabtu, 16 Agustus 2014
PMS melanda
saya sudah mulah khawatir kalo udah memasuki awal bulan..
ya tamu bulanan itu membuat saya sedikit stress. bukan...bukan tamu penting petinggi negara *kebagusan bener*.eng-ing-eng dia adalah menstruasi. tapi saya serius setidaknya membuat saya galau. contohnya kalo udah tanggal 20 an tapi si M blm dateng *saya galau. TIDAKKK!!! gue hamil apa ya?#@%&*. maklum saudara-saudara waktu pelajaran biologi saya datang terlambat jadi saya serasa bodoh. maksudnya kalo hamil kan terjadi saat melakukan pembuahan waktu sperma sama ovarium bertemu. tapi sperma mana yang bersedia bertamu di gue *garuk-garuk kepala. gue bingung*. boro-boro kaya gt pertanyaan standar aja deh (yang akhir-akhir ini saya benci bgd setiap ada yang nanya gt) San pacar lo anak mana? *...........cuma ada suara angin.hening...*. menyedihkaaannnn bukan?.
jadi kebiasaan saya kalo udah mau dateng bulan yaitu :
1. JERAWAT
saya benci jerawat. soalnya dia membuat muka saya merah-merah. serasa kotor *ada bakteri di muka gue.TIDAAAKK!!!*. saya malas sekali sama yang namanya merawat muka boro-boro pake krim pagi,siang,malem pake bedak aja udah alhamdulilah.
2. PENGEN MARAH
ya tamu bulanan itu membuat saya sedikit stress. bukan...bukan tamu penting petinggi negara *kebagusan bener*.eng-ing-eng dia adalah menstruasi. tapi saya serius setidaknya membuat saya galau. contohnya kalo udah tanggal 20 an tapi si M blm dateng *saya galau. TIDAKKK!!! gue hamil apa ya?#@%&*. maklum saudara-saudara waktu pelajaran biologi saya datang terlambat jadi saya serasa bodoh. maksudnya kalo hamil kan terjadi saat melakukan pembuahan waktu sperma sama ovarium bertemu. tapi sperma mana yang bersedia bertamu di gue *garuk-garuk kepala. gue bingung*. boro-boro kaya gt pertanyaan standar aja deh (yang akhir-akhir ini saya benci bgd setiap ada yang nanya gt) San pacar lo anak mana? *...........cuma ada suara angin.hening...*. menyedihkaaannnn bukan?.
jadi kebiasaan saya kalo udah mau dateng bulan yaitu :
1. JERAWAT
saya benci jerawat. soalnya dia membuat muka saya merah-merah. serasa kotor *ada bakteri di muka gue.TIDAAAKK!!!*. saya malas sekali sama yang namanya merawat muka boro-boro pake krim pagi,siang,malem pake bedak aja udah alhamdulilah.
2. PENGEN MARAH
saya benar-benar bingung apakah ini kebiasaan saya apa bawaan pengen M.entahlah tp saya selalu bilang ooh ini mau M sih *membela diri*. terus orang-orang yang di dekat saya yang biasanya jadi korban.hahahah saya puas.
3. BAWAANNYA MAU MAKAN TERUS
*hmm san itu mah hobi lo keleeess*. OKE no comment. SKIP
4. BADANNYA JADI PEGEL
kalo ini saya cuma bisa berdoa. Tuhann cepetan PMS nya.
udah kodrat emang PMS itu cuma dialami sama kita kaum cewek-cewek. mau lo ngeluh atau nolak seberapa keras pun itu pasti lo alamin kan. kecuali kalo mau ganti kelamin jadi cowok *gue sih ngga mau*.
cuma kadang-kadang orang kan ga mau tau mau lo PMS atau bukan. saya sih biasanya selalu kasih tau orang-orang terdekat saya kalo saya mau PMS setidaknya mereka bisa sedikit maklum.
Selasa, 08 Juli 2014
be your self fersi saya
Udah sebulan kayanya sih tepat saya kerja di *sensor nama instansi*. Ditengah kesibukaan ini *ceileh* mau nyempet-nyempetin buat ngeblog. Walaupun ngeblog lewat hape sekalipun. Daaannnn inilah kesan-kesan saya:
Hal yg paling ga suka : bangun pagi-pulang malem, lemburr *saya lebih suka kerja waktu normal*
Hal yang paling disukai : GAJIAN *itu pasti*
Hoaaammmm *ngantuk nyo ngeblog sambil merem melek*.
Susahnya bagi saya menjadi diri sendiri di dalam lingkungan baru. Bukannya saya menjadi orang lain tapi rasa enggan saya untuk menujukan saya apa adanya kepada orang yang baru saya kenal. Yahh ini juga merupakan hal terberat bagi saya dimana saya harus memaksakan diri masuk ke dalam lingkungan baru dan beradaptasi dengan orang yang sudah nyaman satu sama lain. Dimana saya harus mempelajari tingkah laku mereka, apa yang mereka suka dan tidak sehingga saya dapat perlahan masuk kedalamnya.
Butuh waktu 1 tahun bagi saya untuk mengenal dan akhirnya sekarang menjadi sahabat. Bagi saya hanya yang kenal dekatlah yang tahu siapa saya sebenernya. Yang saya cari adalah rasa nyaman saat bersamanya sehingga tanpa disadari saya akan menunjukan siapa saya sebenernya. Jujur saya adalah tipekal orang yang malas memulai duluan saya selalu mempersilahkan orang mengenal saya duluan baru saya akan mengenalnya.
Apakah saya salah ?
Orang yang baru kenal saya akan menilai saya adalah pendiam. Tapi setelah tau mereka akan bilang "apaan orang kaya gini dibilang pendiam ". Saya bisa menunjukan dua kepribadian kepada orang yang berbeda. Tapi saya sangat tersiksa jika saya bukan menjadi diri saya.
Memang saya tak perlu jadi siapa-siapa tapi yang saya inginkan ada orang yang dapat menerima diri saya apa adanya tanpa embel-embel. Saya pasti akan suka itu dan merasa nyaman.
Sabtu, 28 Juni 2014
hidup itu pilihan
Saya kadang suka bertanya-tanya
sebenernya kita menjalani hidup itu apa yang dicari. Ini cuma efek saya karena
jenuh sama rutinitas saya. Setiap hari saya menjalani hari saya berangkat jam
05.30 pulang jam 10 malam praktis saya merasa tenaga saya terkuras sistem kerja
tubuh saya yang biasanya normal sekarang udah beda. Saya jadi suka kena angin
malam. Jujur ga ada waktu sama sekali bareng keluarga apalagi bisa nonton acara
tivi kesayangan waktu dulu saya masih nganggur.
Tapi yang saya khawatirkan. Waktu
saya bercengkrama dengan tuhan , waktu
saya beribadah jadi berkurang *ya Allah jangan sampe*. Iri juga waktu liat
orang lain bisa menghabiskan malem ngumpul bareng keluarga sementara saya Cuma bisa
bilang kapan ya saya bisa kaya gitu * sambil nangis di pojokan*. Sebenernya saya
lagi berusaha belajar untuk tidak mengeluh minimal rasa cape saya (cape badan,
cape hati, dan cape pikiran) * lengkap ya san * ga saya keluarkan lewat lisan
cukup dirasakan didalam hati aja apalagi kalo dibuat jadi bahan cerita ke orang
*oh no*. Setiap otak saya ingin memulai untuk berprasangka jelek Allah selalu
memberikan gambaran rasa susah orang dan itu membuat saya menjadi lebih
bersyukur *alhamdulilah*.
Kemarin saya sempat dengar
obrolan di kantor *lebih tepatnya nguping sih sebenernya*. Katanya kenapa di
seluruh dunia masih aja ada orang miskin ya emang ga bisa dipungkiri negara
semaju amerika pun masih aja ada orang pengangguran. Karena Allah mempersilahkan
hambanya untuk berfikir. Allah memberikan pilihan apakah orang itu tetap
mempertahankan kemiskinannya apa berkembang menjani lebih baik. Dan balik lagi
kepada diri sendiri seberapa keras kita berusaha dan nantinya kita akan memetik
buah jerih payah dari usaha kita *tumben bener san*.
Dan akhirnya saya memutuskan
untuk menjadi orang yang berhasil.
Jumat, 27 Juni 2014
anak magang ceritanya
HOLLLAAAA
Akhirnya niat saya untuk bloging
lagi kesampean. Setelah 2 minggu ternyata baru sempet nulis di sela-sela waktu
saya bermalas-malasan. Saya menjalani masa kerja saya ehmmm cukup menyenangkan.
Walaupun ada beberapa hal yang sedikitnya membuat saya mengeluh tapi overall
menarik. Hari-hari saya dikantor selalu didalam ruangan di tempat duduk yang
sama dan toilet yang sama *apa sih san*. Kebiasaan baru saya akhir-akhir ini
suka banget hitung hari.
Senin : ko udah senin aja
sih..
Selasa : oh sekarang selasa
ya..
Rabu : hemm rabu..
Kamis : yes besok jumat
Jumat : akhirnya hari jumat
juga
Sabtu : yeyeyeye lalalala
Minggu : Tuhann tolong
perpanjang hari ini..
Oke fix ga penting. Saya selalu berharap akan hari sabtu minggu.
Magang itu temenannya sama mesin fotocopy *hahahaha bener banget lo *
atau temenan sama abang-abang fotocopy sama satpam kantor terus yang terakhir OB
yap itu bener sekali saudara-saudara.
Kenyataan yang saya harus terima juga bahwa betis saya tambah mirip
tales bogor. Ditambah saya baru sadar sepatu kerja saya kekecilan waktu saya
tau jempol saya sakit *menyedihkan*. Oh iya sekarang saya udah ahli tidur di
krl sambil berdiri. Saya bisa jamin saya bisa masuk ke alam mimpi dalam waktu
10 detik *hebat*.
Jumat, 13 Juni 2014
HIDUP ITU KERAS
Setelah sekian lama saya menunggu
akhirnya bisa merasakan kerja di kantor juga *hahahahahah sambil tersenyum puas *
walaupun setatus masih magang. Saya berusaha untuk menikmati semuanya menikmati
capenya, menikmati senengnya, dan menikmati bangun pagi.
Jadi begini ceritanya.
Waktu saya lulus bulan september
tahun lalu saya adalah anak imut-imut *amit-amit kali san* yang baru
tau apa itu bebas. Beneran dehh saya serasa baru keluar rumah rasanya pengen
coba kesini pengen coba kesana tapi saya malah ga mikirin disana saya dapat
apa, gimana biaya hidup saya nanti. Disamping itu saya Cuma lulusan D3 dengan
jurusan ga semua perusahaan bisa terima. Jadilah saingan saya hanya beberapa
dan itupun dari lulusan kita-kita juga. Timbulah
rasa khawatir saya bersaing dan pengen cepet-cepet kerja. Informan saya saat
itu adalah senior. Ga lama saya lulus saya dapat informasi bahwa di daerah
P---------n * sensor* dibutuhkan tenaga kerja. Tanpa pikir panjang saya langsung
cuuuusss ke sana bareng 3 orang temen saya lainnya walaupun sempet ga boleh
sama orang tua karena alesan jauh.
Tapi ternyata...... kendala yang
tidak pernah saya pikirin sebelumnya yaitu uang menjadi kendala terbesar saya
disana. Dulu sebelum saya kerja disana pikiran saya hanya yang penting saya
bisa kerja, ilmu saya berguna, dan cari pengalaman. DAN eng-ing-eng
saudara-saudara kalian perlu tau bahwa kita kan hidup ya realitis aja sih kalo
kita emang butuh uang saya emang munafik banget saat itu karena ga berpikiran
ke sana tapi malah menyulitkan diri saya. Dengan penuh pertimbangan akhirnya
kami ber 4 memutuskan balik kanan. Okeee menurut saya itu adalah keputusan
terbaik. Saya hanya bertahan 3 bulan saudara-saudara * dasar labil*. Akhirnya
mereka ke3 teman saya itu memutuskan untuk kembali ke daerahnya masing-masing. Awalnya
saya galau tingkat nasional di dalam menunggu tempat baru saya, saya juga harus
terima kenyataan bahwa saya adalah satu-satunya orang diangkatan saya yang
belum kerja *menyedihkan *. Selama 4 bulan saya galau di rumah karjaannya
nonton tivi-bbman-makan-bobo ciang-nonton tivi-makan-makan-makan-tidur ya
seperti itu. sambil ngurus kerjaan di tempat baru yang nyelip masuk susahnya
minta ampun. Saya pun pasrah tapi saya juga sempet mencoba melamar di swasta
dan sayapun sadar ternyata pengangguran itu dijakarta banyak sekali. Saya malah
ga pernah ngebayangin bisa bersaing sama orang-orang kuliah umum.
Baru minggu kemarin saya ada titik
cerah. Saya dipanggil di satu instansi yang saya tunggu itu. Dan saya pun kerja
disana walaupun saya harus kerja keras dulu, yaaa harus kerja keras pokoknya
tapi saya sadar selama 4 bulan saya nganggur membuat berat badan saya naik 8 kilo.
Hadeuuuh seragam kekecilan pake seragam sempit itu sesuatu deh.
Yaaa semoga semuanya menjadi lebih
baik.
Selasa, 03 Juni 2014
Mimpi Di Siang Bolong
Tiba-tiba terlintas pikiran 5 tahun kedepan saya akan jadi
apa ya?
Saya merupakan tipikal orang yang sangat santai. Saya gak pernah
menuntun untuk menjadi sesuatu. Tapi akhir-akhir ini saya malah sering
menghayal *tuh kan lo pasti suka mengkhayal yang ngga-ngga ya hushh... maksud
saya belakangan ini jadi sering bilang coba dulu saya jadi ini, coba dulu saya
jadi itu. emang terkesan kurang bersyukur sih ya....tapi kan saya juga manusia
biasa mas-mas mbak-mbak setan sama malikat baik suka berantem di otak saya. Tapi
makin saya berpikiran untuk jadi ini itu malah saya jadi sadar saya ngga bakal
bisa jadi apa-apa *terlalu jauh mengkhayalnya ya mbak . ya disamping itu
saya juga tipikal orang yang suka membuat pencapaian-pencapaian. Dari sma saya
sudah membuat target bukan suatu target yang besar hanya target sederhana lebih
tepatnya target kurang penting setelah saya sadar waktu kemarin-kemarin
bacanya. Seperti saya mau punya ipod, nurunin berat badan 5 kg, bisa berenang
atau yang paling culun mau naik busway yah pokoknya hal-hal seperti itu. tapi
pemikiran sederhana seperti itu setelah ada beberapa yang sudah tercapai
membuat saya tersenyum bangga jadi ketagihan mau membuat target yang lebih
besar.
Yah sekarang saya jadi ngerti perbedaan mimpi dengan mengkhayal. Kalau
mimpi itu sesuatu yang diinginkan tapi ada niatan mau dicapai tapi mengkhayal
sesuatu keinginan dan hanya omong kosong belaka alias tanpa ada niat berbuat. Kalau
mengkhayal biasanya malah membuat kita kurang bersyukur sama apa yang udah kita
capai. Well saya jadi mau sharing mengenai mimpi saya.
1.
Menjadi Traveler Sejati
Saya ingin menjelajah ke
kota-kota yang belum saya kunjungin. Salah satu hal yang membuat saya lebih
hidup *ceileh kata-katanya adalah menemui hal-hal baru dan dengannya saya
belajar lebih banyak. Lebih ekstrim lagi saya ingin keliling dunia melihat
dunia secara lebih luas. Untuk saat ini saya hanya perempuan yang suka jalan-jalan
dan saya pun sadar kendala terbesar adalah ketersediaan dana. Dan karena
kendala terbesar bagi saya itulah untuk itu saya hanya bisa mencapainya lewat
mimpi atau membaca cerita senior traveler yang sudah berkunjung kesana. Membaca
kisah orang-orang saja sudah membuat saya senang apalagi kalau diijinkan untuk kesana.amiin.
2. Menjadi
Pengusaha
3.
Mendirikan Sekolah Gratis
Saya sih ngga mau tutup mata atas apa yang sudah saya punya saya juga butuh
waktu untuk mewujudkan itu semua. Maksudnya dalam menunggu itu saya harus
berhasil dan mengumpulkan duit yang banyak. Ya balik lagi ke alesan mengapa
orang bekerja saya ga mau jadi orang munafik kalau kita hidup didunia butuh
uang.
jadi saya akan melanjutkan tulisan ini kelak nanti lima tahun
mendatang kalau saya diberi kesempatan *insyaallah.
Minggu, 25 Mei 2014
CINTA SENDIRI
Hari ini sudah menunjukan pukul
00.00 sayang. Detik terakhir sebelum bergantinya hari. Aku melewati malam ini
hanya duduk menatap pintu dan beberapa kali kulirik jam yang tak lelahnya
berdetak. Seperti malam-malam sebelumnya, kamu lupa memberitahukanku kalau kamu
akan pulang malam entah apa yang kamu lakukan disana. Aku tak ingin mau tahu aku
hanya butuh pengakuan dan menganggapku bahwa aku ini adalah istrimu. Tak butuh
kata sayang apalagi hadiah, aku hanya ingin melihat jari manismu melingkarkan
cincin pernikahan kita. Walaupun dulu tak sepenuh hati kamu mengucapkan ijab dimana
kamu akan menjadi pendampingku. Orang tua kita yang menyatukan kita tetapi
tidak hati kita.
Tetapi sayang, tahukah kamu
dibalik rasa bangga menjadi istrimu di depan teman-temanku, ada perasaan iri
saat mereka menceritakan bagaimana romantisnya suami mereka memperlakukan
mereka. Tapi kamu lebih dari sekedar batu bergerak yang telah mengisi
hari-hariku. Yang hanya berbicara sepatah duapatah kata hanya bila kamu meminta
bantuanku. Membetulkan letak kerah kemejamu atau merapikan dasimu. Semua kulakukan
hanya jika kamu memintaku tanpa kata sayang apalagi mesra. Namun walaupun
bermilyar-milyar detik kulalui bersamamu tanpa balas cinta, tetap tak bisa
kusembunyikan raut cemasku saat melihatmu tergolek lemas di tempat tidur.
Kuminumkan kamu dengan segelas
susu hangat. Lalu dengan perlahan kubantu kamu duduk dan kusuapi kamu bubur
yang telah kubuat. “ masih sakit?”kataku lembut melihat kamu yang meringis
kesakitan. kamu hanya menjawab dengan menggelengkan kepalamu tanpa kata. Tanpa kata
aku membantumu meminum obat yang telah kusediakan. Tak bisa kusembunyikan dari
balik mataku yang ingin sekali memelukmu. Sekedar untuk berbagi penderitaan
walaupun tak ada pengaruhnya bagimu. Saat tengah malam demammu tinggi kamu
mengigau dalam tidurmu sayang, kuberanikan diri memelukmu walaupun kamu tak
sadar itu aku.
Semua membuyarkan lamunanku saat kudengar suara mesin mobil hingga
suara pintu terbuka. Aku tahu itu pasti kamu. Seperti biasa aku akan memainkan
drama berpura-pura tidur dan tak sadar kamu datang. Lalu aku akan terbangun
bila kamu masuk ke kamar.
“ kamu dari mana “ selalu dengan pertanyaan yang
sama. Walaupun aku tahu kamu pasti dari tampat itu.
“lembur” hanya itu jawabmu.
Kamu terlihat berantakan sayang. Ditambah
bau alkohol dari balik kemejamu. Dan aku hanya bisa diam sambil menatapmu dan
kembali memerankan drama itu, berpura-pura aku percaya.
Kamu harus akui bahwa aku pandai
sekali memerankan sandiwara.walaupun aku bukan pemain teater sekalipun. Entah sandiwara
apa yang kita permainkan tapi toh mereka percaya bahwa aku adalah istri yang
paling bahagia karena bisa memilikimu dan
kamu adalah suami yang paling baik dan romantis bagiku. Sering sekali
aku dengar dari mereka “ kamu beruntung sekali bisa memiliki rei“. Tapi ternyata
kamu lebih hebat memainkan sandiwara itu dari padaku. Aku sempat melambung
sampai pada kenyataan senyummu hilang saat kita hanya berdua. Tak ada siapapun.
Sayang, anakmu yang masih ada di
rahimku beberapa kali merajuk ingin adanya belai kasih dari kamu. Lalu apa yang
akan kukatakan bila dia bertanya. Walaupun aku tak bisa melihat tapi aku bisa
merasakan dia menangis disana. Aku sekuat tenaga berusaha untuk tidak ikut
menangis dan menenangkannya dengan mengelus lembut perutku yang membuncit. Aku sadar
disana dia terus berkembang dan semakin hari semakin besar. walaupun dia bukan
harapanmu tapi dia satu-satunya harta yang aku punya.
Kamis, 22 Mei 2014
HIDUP DI ASRAMA ITUU.....
3 tahun cukup bagi saya mengenal
bagaimana hidup di asrama. Pendidikan perguruan tinggi saya mewajibkan adanya
kehidupan asrama dan sekolah berseragam ketat ( taulah maksudnya). Awalnya sempet
iri sama temen-temen yang kuliah di umum. Bagaimana bebasnya mereka
berganti-ganti pakaian setiap hari berwarna-warni dan bermacam rupa. Sedangkan saya
hanya satu warna setiap hari BIRU itu identik dengan kami. Belom lagi peraturan
yang membatasi kami berpendapat. Oke... oke... disini saya tidak akan membahas
peraturan-peraturan disana. Saya akan mempersempit lagi bagaimana kehidupan
saya di asrama.
seneng, sedih, lucu banyak banget
kalo diceritain tiga tahun saya disana. Mungkin ANCUR lebih tepatnya bayangin
disana saya bisa mengenal orang sampai pada titik tergelap dan terdalam dari
yang paling dalam ( apaan sih kata-katanya ). Awalnya saya kaget dengan
kehidupan asrama, saya yang tidak pernah lebih dari tiga hari meninggalkan
rumah harus terbiasa hidup tanpa campur tangan orang tua. Senengnya disana
lebih banyak teman-teman. Dan saya akan mambahas kebiasaan di asrama yang tidak
ada dirumah.
1.
NGANTRI KAMAR MANDI
Asrama kami ditempati kurang lebih 150 kepala. Dan hanya
terdapat 2 kamar mandi di masing-masing lantai jadi total ada 4 kamar mandi. Tapi
di setiap kamar mandi ada 10 pintu, 5 pintu yang terdapat shower dan 5 pintu
yang terdapat closet. Sayangnya kamar
mandi yang terdapat shower ini airnya suka ga keluar maka jadilah setiap di
pagi hari kebiasaan kami adalah mengantri kamar mandi. Karena waktu yang
disediakan untuk bersiap-siap hanya 45 menit maka kami harus mandi extra cepat
ga ada yang namanya nyanyi-nyanyi apalagi merenung cari inspirasi kecuali kalo
mau pintunya digedor-gedor plus triakan sewot temen-temen. Tapi ada trik disana namanya ‘ngantri handuk’
jadi sudah jauh sebelumnya kami meletakan handuk di pintu itu tandanya bahwa
kamar mandi itu sudah di antriin sama yang punya handuk. Walaupun ada orang
yang mengantri di depan kamar mandi tapi tetap saja bokingan handuk yang harus
di dahulukan ( yah tetep kebiasaan indonesia yah ). Waktu tingkat satu untuk
mengefesienkan waktu saya sering mandi satu kamar mandi bertiga hahahaha. lucu kalo
inget itu.
2.
MASAK MIE PAKE HITTER
Di asrama memang tidak ada yang namanya kompor maka
kami menyiasatinya dengan HITTER. Hitter adalah alat ajaib karena menolong
kami-kami yang kelaparan...hahahaha.
karena untuk makan hanya terdapat makan pagi, siang, malam dan itupun
mewajibkan kami pergi ke ruang makan memakai seragam (yang ketat itu) belom
lagi kami harus berbaris sebelumnya. Maka bentuk kebiasan ilegal kami adalah
tidak ikut makan yang bisa dilakukan kalo udah jadi senior ( cie
senioritas ) terus ujung-ujungnya malah kelaparan dikamar dan hitter adalah
penolongnya. Yah hampir setiap kamar punya hitter. tapi selain masak mie hiter
juga bisa di pakai buat bikin ager-ager, minuman ngangetin makanan yang berkuah.
Hitter di asrama memang the best dan alat serba guna. Terima kasih hitter
karena telah menolong kami..berkat hitter kami tidak kelaparan lagi ( iklan ala
tong fang ).
3.
ADA MAKANAN MAKA ADA KATA “BAGI DONG”
Memang menyedihkan. Kami adalah orang-orang yang lapar
akan makanan. Dimana ada makanan maka naluri kami tergerak menuju pusat pasokan
makanan. Ga peduli sebenernya si empunya kamar mempersilahkan kami masuk atau
tidak, tamu diundang atau tidak, ikhlas atau tidak (kebanyakan ga ikhlas :P)
tapi kami harus merelakan kepada mulut-mulut itu. Senengnya semua dilakukan
bareng-bareng kaya selogan ‘makan ga makan yang penting ngumpul’.
4.
TRADISI ULANG TAHUN
Sudah bukan rahasia umum kalo ulang tahun itu harus
dirayakan. Ga mesti kasih kado atau kue ulang tahun sih yang jelas tujuannya
membuat yang ulang tahun TERSIKSA. Banyak banget tingkahnya mulai dari muka di
maskerin semir sepatu sampai disiram air campur-campur yang baunya minta ampun
(iuchhh). Pastinya memang selalu berisik dan mengganggu orang tidur karena
dilakukan tengah malem. Makannya sebisa mungkin hari ulang tahun ga ada orang
yang tahu tp ujung-ujungnya ketahuan juga.
5.
TIADA HARI TANPA NGEGOSIP
Tetep lah ya mulut cewek tiada hari tanpa ngegosip. Walaupun
yang digosipin temen di kamar sebelah atau temen kamar sendiri. Gosip di asrama
selalu menyebar lebih cepat di bandingkan fakta itu sendiri. Kadang selalu beda
versi dari setiap cerita tergantung dari mulut mana gosipnya nyebar...hahah.
dimana ada satu kamar yang berkumpul lebih dari 5 orang maka disitulah kami
semua berkumpul menjadi 49. Bayangin 49 kepala berkumpul di satu kamar yang
besarnya 3x4 dan semuanya abnormal punya keturunan stress. Mending tepuk jidat
atau ngelus dada aja deh.
Itu adalah kehidupan asrama yang
pernah saya alamin. Yah walaupun ga semuanya kaya gitu beda tempat beda cerita
sih. Over all semuanya menyenangkan lumayan bisa buat senyum-senyum kalo di
kenang. Tapi kalau di tanya “mau ke masa itu lagi ga?” maka dengan tegas saya
jawab “tidakkk!!...terima kasih”. Tapi lain hal kalau di tanya “mau ketemu lagi
ngumpul-ngumpul sama orang disana ga?” dan dengan lantang saya menjawab “yaa!!!....mau
banget”. Karena saya pribadi sih merasa selama 3 tahun bareng-bareng satu
serambi ketemu orang itu-itu aja. Bangun tidur liat dia mau tidur liat dia
(walaupun eneg yah dia lagi dia lagi) mau ga mau kita jadi tahu kebiasaan
setiap orang.
NB : kangen kalian taruni-taruni angkatan 32. Kumpulan orang-orang
sarap .kangen kapan bisa kumpul-kumpul lagi ya...
Jumat, 25 April 2014
MASIH MAU NULIS STATUS MACEM-MACEM?
Saya melihat perkembangan jaman saat ini memang telah merubah dunia. Khususnya di dunia jejaring sosial. Kemudahan orang untuk mendapatkan berita terkini tentunya hal positif bagi masyarakat yg menjadikan media ini sebagai papan informasi dan pengetahuan. Apalagi sekarang hanya dengan telepon genggam dan dimanapun orang bisa belanja, orang bisa berbisnis, atau mungkin belajar. Hal ini juga merupakan wadah untuk setiap orang bebas berekspresi.
Bahkan saking mudah dan bebasnya sampai setiap detik hal yang mereka lalui dilaporkan kepada media ini. Misalnya "aduh bete deh angkotnya lama" atau " makan siang dulu" atau " met makan sore" atau "met nonton tivi" atau " met bobo ciang" atau " aku mau bobo nih" atau " aku mau pipis dulu ya".L E B A Y
Itu memang hak asasi orang tapi tolong untuk memilah milih mana hal yang bisa diceritakan mana yang tidak. Ga semua hal tentang kamu orang harus tau. Ga sepatutnya juga amarah-amarah dan keluhan di publikasikan. Mungkin lebih baiknya cerita pada orang terdekat dan meminta nasihat bukannya malah cerita ke sosial media. Saya berusaha menghindari setatus orang-orang yaang isinya hanya keluhan apalagi cemooh. Rugi malah membuat hari saya jadi kebawa negatif.
udah banyak kasus orang yang hanya sekedar curhat di sosial media malah bikin gempar dan mendadak terkenal. Tapi emang mau terkenal dengan embel-embel negatif. Emang sih tiba-tiba folower kita jadi melejit makin banyak orang yang pengen tahu tentang kita tapi heeyy terkenal dengan hal positif itu lebih baik. Berikut ini merupakan beberapa orang yang mempunyai kasus di sosial media.
1. KASUS DINDA VS IBU HAMIL
Dinda yang mempunyai embel-embel 'si perempuan pembenci wanita hamil' disebabkan keluhannya di media sosial path tentang ibu-ibu hamil yang menurutnya memanfaatkan keadaan ketika berada di kereta yaitu dengan seenaknya memintaa duduk kepada penumpang lain tanpa peduli betapa berat perjuangan penumpang lain untuk memperebutkan posisi nyamannya di kereta. Dia bilang gini " benciii banget sama ibu-ibu hamil yang tiba-tiba datang minta duduk".

2. KASUS MARSHA SEKOLAH SWASTA VS SEKOLAH NEGERI
Marsha yang mengaku bersekolah di Bhakti Mulya 400 ini awalnya mengkritik status memakai bahasa inggris di jejaring twitter. Hingga marsha pun diserang sampai terjadilah saling ejek-mengejek. Yang menjadi pembahasannya sekolah negeri dan swasta karena marsha menulis yang mengesankan menjelek-jelekan sekolah negeri.
Yah dari kedua kasus diatas mereka yang awalnya cuma iseng malah ketiban sial dan dicap jelek sama masyarakat. Hingga kebawa-bawa mendapat kecaman dari lingkungannya. Akhirnya mereka meminta maaf lewat sosial media. Bahkan marsha kabarnya hampir di keluarkan dari sekolah tersebut.
Mungkin mereka hanyalah korban dari maraknya sosial media. Yang bisa diambil pelajaran adalah ya kita harusnya bisa menyaring mana kata-kata yang bisa kita ekspresikan dan memang benar mencerminkan diri kita. Jangan malah ada yang cuma ikut-ikutan aja karena bagaimnapun semua yang kita tinggalkan bekas di status-status merupakan penggambaran diri kita.Kecuali orang itu mau buat sensasi itu beda lagi kasusnya. Jadi masih mau nulis status macem-macem ?
Bahkan saking mudah dan bebasnya sampai setiap detik hal yang mereka lalui dilaporkan kepada media ini. Misalnya "aduh bete deh angkotnya lama" atau " makan siang dulu" atau " met makan sore" atau "met nonton tivi" atau " met bobo ciang" atau " aku mau bobo nih" atau " aku mau pipis dulu ya".L E B A Y
Itu memang hak asasi orang tapi tolong untuk memilah milih mana hal yang bisa diceritakan mana yang tidak. Ga semua hal tentang kamu orang harus tau. Ga sepatutnya juga amarah-amarah dan keluhan di publikasikan. Mungkin lebih baiknya cerita pada orang terdekat dan meminta nasihat bukannya malah cerita ke sosial media. Saya berusaha menghindari setatus orang-orang yaang isinya hanya keluhan apalagi cemooh. Rugi malah membuat hari saya jadi kebawa negatif.
udah banyak kasus orang yang hanya sekedar curhat di sosial media malah bikin gempar dan mendadak terkenal. Tapi emang mau terkenal dengan embel-embel negatif. Emang sih tiba-tiba folower kita jadi melejit makin banyak orang yang pengen tahu tentang kita tapi heeyy terkenal dengan hal positif itu lebih baik. Berikut ini merupakan beberapa orang yang mempunyai kasus di sosial media.
1. KASUS DINDA VS IBU HAMIL
Dinda yang mempunyai embel-embel 'si perempuan pembenci wanita hamil' disebabkan keluhannya di media sosial path tentang ibu-ibu hamil yang menurutnya memanfaatkan keadaan ketika berada di kereta yaitu dengan seenaknya memintaa duduk kepada penumpang lain tanpa peduli betapa berat perjuangan penumpang lain untuk memperebutkan posisi nyamannya di kereta. Dia bilang gini " benciii banget sama ibu-ibu hamil yang tiba-tiba datang minta duduk".
2. KASUS MARSHA SEKOLAH SWASTA VS SEKOLAH NEGERI
Marsha yang mengaku bersekolah di Bhakti Mulya 400 ini awalnya mengkritik status memakai bahasa inggris di jejaring twitter. Hingga marsha pun diserang sampai terjadilah saling ejek-mengejek. Yang menjadi pembahasannya sekolah negeri dan swasta karena marsha menulis yang mengesankan menjelek-jelekan sekolah negeri.
Yah dari kedua kasus diatas mereka yang awalnya cuma iseng malah ketiban sial dan dicap jelek sama masyarakat. Hingga kebawa-bawa mendapat kecaman dari lingkungannya. Akhirnya mereka meminta maaf lewat sosial media. Bahkan marsha kabarnya hampir di keluarkan dari sekolah tersebut.
Mungkin mereka hanyalah korban dari maraknya sosial media. Yang bisa diambil pelajaran adalah ya kita harusnya bisa menyaring mana kata-kata yang bisa kita ekspresikan dan memang benar mencerminkan diri kita. Jangan malah ada yang cuma ikut-ikutan aja karena bagaimnapun semua yang kita tinggalkan bekas di status-status merupakan penggambaran diri kita.Kecuali orang itu mau buat sensasi itu beda lagi kasusnya. Jadi masih mau nulis status macem-macem ?
Kamis, 24 April 2014
SEMUA BERAWAL DARI PERINSIP YANG SEDERHANA
Saya lupa dari mana doktrin itu telah melengkapi perinsip saya selama ini. Tapi dari dulu ada dua hal yang sampai saat ini saya jaga yaitu Selalu berkata terimakasih setiap melakukan transaksi sama orang dan berusaha untuk tidak membuang sampah sembarangan di jalan.
Bagi saya daripada membuat slogan dimuka umum dan berteriak TOLONG HARGAI HASIL KARYA ORANG LAIN disini saya lebih memulainya dari saya sendiri dimulai dari hal yang kecil. Mudah saja hanya butuh kata terimakasih ditambah senyuman. Hal kecil yang menyimpan pesan besar. Daripada membuat gerakan anti bajakan atau apalah nanti dikira kesannya jadi membatasi hak asasi. Karena saya rasa warga indonesia sudah cukup pintar dengan itu semua hanya kesadaran akan bertindak yang masih kurang.
Yang kedua membuang sampah pada tempatnya. Saya berusaha untuk mengurangi sampah yang memang saat ini sudah merusak keindahan kota saya. Paling tidak sedikitnya sampah yang saya keluarkan Karena sudah cukup sampah di kalimlang saja yang menyebabkan banjir sampai ke rumah saya ( yang membuat saya dan keluarga saya kerepotan kalo banjir itu datang). Saya merindukan Indonesia yang indah dan bersih.
"DIMULAI DARI MISTIS"
Saya menyukai mistis. Tidak...tidak saya adalah manusia yang terlahir normal tidak punya kelebihan apapun (selain kelebihan berat badan). Saya hanya menyukai bila ada orang yang bercerita setan atau sejenisnya walaupun aslinya saya adalah penakut. Cuma sekedar tau kenyataannya ada dunia lain diasana yang kita tidak bisa lihat. Mereka ada di sekeliling kita lho yaa didekat kita.WOOW ....saya suka.
Kalo aja bisa melihat mereka atau berinteraksi. S : saya, K : kunti ( kependekan dari kuntilanak)
K :hihihih....hihi...hihih OHOKOHOK ( lah mba kuntinya malah keselek)
S :mba kunti lagi ngapain ko diatas pohon gitu?sini turun!
K : apaan sih lu ganggu aja..gua lagi mangkal siapa tau aja ada gundoruwo lewat biar gua godain
S : lu ganjen banget sih kun...lah emang udah ga sama pocong lagi tah?
K : udah putus sekarang gua mau move on deketin gundoruwo
Oalah..setan juga pacaran toh. Kalah dong saya...ehm saya serius nih. Gini-gini sedikitnya saya tahu dunia mereka. Ternyata eh ternyata dunia mereka sama seperti kita kaum manusia. Mereka juga sekolah,mereka beraktifitas, punya agama bahkan katanya disana juga ada mall, rumah sakit yaah pokoknya ga jauh beda lah. Mungkin mereka juga bisa galau. Terus yang jadi pertanyaannya kenapa kita para manusia takut sama kaum mereka? Yah saya sebagai kaum penakut akan menjawab. Pertama, saya tidak bisa melihat mereka karena di indonesia sudah beredar cerita tentang mereka. Dan asli ceritanya ga ada yang lucu semuanya bikin bulu kuduk berdiri kemudian saya beranggapan bahwa mereka seram (waaupun belum pernah ngeliat langsung). Kedua, yah karena kita belum kenalan dan yang saya tahu mereka seram. Haalah alasannya ga ada yang bermutu.
Saya sangat suka nonton misteri tukul ( di tran7 setiap sabtu&minggu jam 21.30) walaupun nontonnya harus ada temennya terus abis nonton suka parno kalo mau ke kamar mandi. Terlepas dari tayangan itu benar apa rekayasa bagian yang paling saya suka waktu kerasukan terus mereka cerita masalalunya kenapa dia meninggal dan kebanyakan mitos yang berkembang dimasyarakat sama cerita para hantu ga beda jauh. Berarti mitos yang kita denger dari nenek-nenek kita bukan sekedar bualan belaka. Saya sih percaya ga percaya sama mitos.
Terus saya melihat berbagai tingkah mereka yang berbeda-beda ada yang pemalu, ada yang galak yaah lucu lah pokoknya(tadi katanya serem.gimana sih). I loph yu pull deh buat mereka. Karena saya penasaran sama mereka belakangan ini saya jadi suka cari tau tentang mereka dan ikut jatuh cinta sama orang yang punya kelebihan indigo. Salah satuna mba risa saraswati. Bahkan katanya mba risa punya temen kecil namanya peter, will, hans, hendrick, dan yanshen.hi hi hi kalo dibayangin enak juga mba risa punya temen kecil orang bule yang hidup jauh sebelum kita lahir jadi bisa berbagi cerita deh.
Rabu, 23 April 2014
AKHIRNYA...
Akhirnya sekian lama maju mundur (versi orang labil iya-engga-iya-engga) dan finally saya punya blog juga. Selain mau gaya-gayaan dan bisa bilang " hey aku punya blog pribadi lho" sebenernya lebih ingin meningkatkan kebiasaan menulis. Menurut saya menulis itu adalah paksaan dan kewajiban.
Sebenernya saya ga punya aktifitas serius tentang menulis. Saya hanya menulis ya 'suka-suka gue' berawal dari kebiasaan suka baca dari kecil, minjem-minjem novel orang (karena dulu ga punya kegiatan ekstrakulikuler) sampai kebiasaan baca itu dijadikan hobi sampai sekarang. Terus di era serba tekhnologi ini saya juga ga mau ketinggalan jaman dong jadilah hobi saya bertambah menjadi searching-searching ga jelas di internet. Nah di internet saya ketemu sahabat saya yg namanya mbah google (wah pokoknyatiada hari tanpa bertemu mbah google deh) tapi saya ga pernah searching macem-macem ko beneran deh ga bohong. Saya cuma suka baca-baca blog orang kalau kata bahasa gaulnya mencoba kepoin orang.
Saya tadinya sih mau langsung terbitin buku tapi berhubung para penerbit tidak bersedia membagi kertas kosongnya buat saya jadi saya memutuskan nulis di blog aja karena gratis tis..tis..tis.saya itu suka baca tapi kenapa ya setiap baca buku pelajaran seperti ada mantra apa gitu...mata saya seperti ingin terpejam ( halah bilang aja jadi ngantuk ) ya..semoga aja ini cuma saya aja yang merasakan.
Langganan:
Komentar (Atom)
